3 Manajer Top Ini Bisa Menggaransi Real Madrid Kembali Meraih Kejayaan

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 05 Mar 2019, 10:00 WIB
Real Madrid Perpanjang Catatan Negatif

Jakarta - Tidak lama setelah penunjukan Santiago Solari sebagai pelatih, Real Madrid sekarang kembali merasakan krisis. Los Blancos mengalami tiga kekalahan dalam 4 pertandingan terakhir mereka, termasuk dua kekalahan beruntun melawan saingan berat Barcelona di Santiago Bernabeu.

Liga Champions sekarang tampaknya menjadi satu-satunya kesempatan Solari untuk mempertahankan posisinya di klub.

Namun, beberapa laporan baru-baru ini menyebutkan bahwa Real Madrid sudah mencari pengganti bos baru. Dapat dimengerti bahwa Presiden klub Florentino Perez akan mencari manajer yang bisa membawa kembali Real Madrid ke kejayaan domestik.

Untungnya, beberapa manajer pemenang serial mampu mengakhiri dominasi La Liga Barcelona.

Berikut adalah 3 manajer terkenal yang bisa didatangkan Real Madrid untuk menggantikan Solari.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

2 of 4

Joachim Low

Jelang Jerman Vs Rusia
Joachim Low menyebut Jerman mempunyai pemain muda yang potensial dan memiliki kualitas yang mumpuni. (AFP/Robert Michael)

Joachim Low telah menjadi salah satu pelatih tim nasional terbaik dalam dekade terakhir. Meskipun hasilnya mengecewakan di Piala Dunia 2018, reputasi Low sebagai salah satu pelatih paling dihormati di dunia masih ada.

Pelatih Jerman ini mewarisi tim nasional Jerman terburuk dari Jurgen Klinsmann pada 2006. Dan, sejak itu mengubah mereka sebagai salah satu tim paling ditakuti di dunia.

Pelatih berusia 59 tahun ini memenangkan Piala Dunia 2014 dan menerima banyak penghargaan individu termasuk Pelatih Nasional Terbaik Dunia IFFHS pada tahun 2014 dan 2017. Dia telah mengelola para bintang terkenal seperti Manuel Neuer dan Thomas Muller selama bertahun-tahun.

Keterampilan manajerial ini pasti akan membantunya dalam mengelola Real Madrid yang bertabur bintang.

3 of 4

Jurgen Klopp

Ekspresi Kecewa Jurgen Klopp Usai Liverpool Kalah Atas City
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menyapa fans usai pertandingan melawan Manchester City pada lanjutan Liga Inggris di stadion Etihad (3/1). Manchester City berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor tipis 2-1. (AP Photo/Jon Super)

Banyak laporan yang menyebut Jurgen Klopp sebagai pengganti Zinedine Zidane ketika pria Prancis itu mengundurkan diri tahun lalu. Sekarang Real Madrid dikabarkan masih memantau perkembangan pelatih asal Jerman itu, di Liverpool.

Meskipun sempat tergelincir di Liga Inggris, The Reds masih cukup banyak dalam pertarungan gelar, sementara peluang mereka untuk memenangkan Liga Champions juga terbuka. Pelatih berusia 51 tahun ini dikenal banyak orang karena kecakapan manajerialnya. Ia mampu mengubah Liverpool menjadi salah satu tim paling mematikan di Eropa.

Klopp dapat memanfaatkan yang terbaik dari Mohamed Salah dan, ia dapat melakukan hal yang sama pada Vinicius Junior. Klopp telah mendominasi Bundesliga dari 2010 hingga 2012 dan bisa mematahkan dominasi Manchester City saat ini.

Dengan prestasi domestik itu, Jerman bisa menjadi jawaban bagi Real Madrid untuk mendapatkan kembali kesuksesan La Liga mereka.

4 of 4

Massimiliano Allegri

AC Milan vs Juventus
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan AC Milan pada lanjutan Liga Serie A Italia di stadion San Siro, Milan (11/11). Juventus menang 2-0 atas AC Milan. (AP Photo / Luca Bruno)

Aman untuk mengatakan bahwa Massimiliano Allegri adalah peningkatan ke Antonio Conte dalam hal mengelola Juventus. Dia membantu Nyonya Tua menjadi salah satu pesaing terkuat Liga Champions dengan tetap mempertahankan dominasi klub di Italia. Sayangnya, sekarang tampaknya menjadi penantang Eropa adalah sejauh yang ia lakukan.

Manajer Italia sekarang berada di ambang eliminasi dari kompetisi. Di sisi lain, Juventus jelas menginginkan gelar tersebut menyusul kedatangan Cristiano Ronaldo.

Perez telah menghubungi Allegri tahun lalu dengan harapan memikat orang asal Italia itu, untuk bergabung dengan Real Madrid, tetapi ditolak.

Sekarang upaya kedua oleh Perez bisa jadi cukup kuat untuk memikat pemain berusia 51 tahun itu, terutama ketika Atletico menjatuhkannya dari Liga Champions. Dengan serangkaian kesuksesan domestiknya, mantan pelatih AC Milan bisa menjadi yang terbaik bagi Madrid untuk melengserkan Barcelona.

Lanjutkan Membaca ↓