3 Pemain Utama Real Madrid Yang Layak Dijual Seusai Kalah dari Ajax Amsterdam

Oleh Nurfahmi Budi pada 06 Mar 2019, 20:50 WIB
Diperbarui 06 Mar 2019, 21:18 WIB
Pesepak Bola Kelas Dunia yang Miliki Julukan Unik

Bola.com, Jakarta - Real Madrid tersingkir dari pentas Liga Champions 2018-2019, setelah gagal melewati adangan Ajax Amsterdam. Ironis, Real Madrid terdepak di depan mata puluhan ribu Madridistas yang hadir di Santiago Bernabeu.

Pada Leg 2 Babak 16 Besar Liga Champions, Rabu (6/3/2019) dini hari WIB, Real Madrid takluk dari Ajax Amsterdam dengan skor 1-4. Empat gol tim tamu berasal dari Hakim Ziyech (7'), David Neres (18'), Dusan Tadic (62') dan Lasse Schöne (72'). Sementara itu, satu gol tuan rumah lahir via Marco Asensio (70').

Seusai laga, nama Santiago Solari menjadi yang terdepan untuk keluar dari Santiago Bernabeu. Sang entrenador dianggap menjadi orang yang paling bertanggung jawab terhadap kinerja Real Madrid.

Namun, ternyata tak hanya Solari yang mendapat sorotan. Beberapa nama juga muncul, dan dianggap layak untuk pergi dari markas Real Madrid. Berikut ini 3 nama pemain utama yang bisa dilego pada bursa transfer musim panas 2019, seperti dirilis Sportskeeda:

 

2 of 4

Marcelo

Pencetak Gol Kemenangan, Liga Champions 2017-2018
Bek Real Madrid, Marcelo menyumbang satu gol pada menit ke-72 saat melawan Juventus pada laga leg pertama perempat final Liga Champions di Allianz stadium, Turin, (3/4/2018). Real Madrid menang 3-0. (AP/Antonio Calanni)

Marcelo masih diaggap sebagai satu di antara bek kiri terbaik dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, ia membuktikan itu, dan mampu menjadi kekuatan lini belakang Real Madrid.

Pada musim lalu, Marcelo masih menjadi satu di antara kekuatan utama lini belakang Real Madrid di bawah asuhan Zinedine Zidane. Zizou mengakui, peran Marcelo sangat penting saat Real Madrid meraih gelar Liga Champions untuk kali ketiga secara beruntun.

Namun, saat ini kondisi Marcelo tak konsisten. Namanya mulai digeser bintang muda, Sergio Reguilon. Meski nama terakhir masih dianggap labil, namun tim pelatih El Real sudah memiliki solusi, yakni memberi banyak menit bermain terhadap jebolan akademi Real Madrid tersebut.

Setelah 12 tahun yang luar biasa bersama Real Madrid, sepertinya Marcelo sudah layak meninggalkan Los Blancos. Hal itu akan berbeda jika Marcelo ngotot bertahan di Real Madrid, meski dengan risiko tak masuk tim reguler.

 

3 of 4

Toni Kroos

Gol Tunggal Rakitic Antar Barcelona Takklukkan Real Madrid di Bernabeu
Gelandang Real Madrid, Toni Kroos berusaha merebut bola yang dibawa Striker Barcelona, Lionel Messi selama pertandingan lanjutan La Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid (2/3). Barcelona menang tipis atas Real Madrid 1-0. (AP Photo/Andrea Comas)

Toni Kroos langsung menjadi kekuatan utama Real Madrid saat datang dari Bayern Munchen, lima tahun lalu. Ia mampu menyeimbangkan lini tengah Los Blancos, baik saat menyerang maupun bertahan.

Dia menjadi bagian penting atas raihan beberapa trofi, termasuk sekali di pentas La Liga dan tiga gelar Liga Champions. Namun, sepanjang musim ini, Toni Kroos mendapat kritikan tajam terkait minimnya kontribusi terhadap tim.

Pada musim ini, selain inkonsisten, ia juga belum mencetak gol di panggung La Liga dan hanya sekali di Liga Champions. Selain itu, Kroos sempat dianggap sebagai pengganti sepadan atas kepergian Cristiano Ronaldo, dari sisi pengalaman dan kepemimpinan.

Sayang, penampilan buruk sepanjang musim ini menjadi bukti kalau Kroos tak lagi oke, terutama terlihat ketika bersua Barcelona dan Levante. Saat kalah dari Ajax Amsterdam, dini hari tadi WIB, beberapa kali Kroos melakukan kesalahan.

 

4 of 4

Gareth Bale

Pesepakbola Gaji Tertinggi
6. Gareth Bale (Real Madrid) - 2,2 juta pound (Rp 39,7 miliar). (AP/Pavel Golovkin)

Bukan rahasia lagi jika Gareth Bale sudah masuk gosip bakal menghilang dari markas Real Madrid. Namun, Bale masih bertahan hingga sekarang, dan itu menjadi sumber berita yang tak pernah berhenti.

Kepantasan Real Madrid untuk melepas Gareth Bale berasal dari performa sang pemain. Ia dianggap tak lagi mumpuni sejak datang dari Tottenham Hotspur pada 2013. Bale tak pernah menemukan permainan terbaik secara konsisten, dan itu membuatnya sulit berkembang di tengah persaingan ketat para pemain Real Madrid.

Satu di antara yang mengganggu kinerja Gareth Bale adalah kondisi fisik serta rentan cedera. Beberapa kali ia absen pada laga krusial. Apalagi, ia terus mendapat beban agar bisa menggantikan peran Cristiano Ronaldo.

Sumber: Sportskreeda, Real Madrid

Lanjutkan Membaca ↓
Evan Dimas Cedera, Warganet Serang Instagram Pemain Vietnam