Efek Hasil Real Madrid Vs Club Brugge : Bahaya Mendekati El Real

Oleh Nurfahmi Budi pada 02 Okt 2019, 16:49 WIB
Real Madrid - Liga Champions

Bola.com, Jakarta - Real Madrid berada dalam situasi berbahaya. Itulah kesimpulan yang menjadi artikel utama Marca dan AS, dua media yang terkenal berafiliasi ke Real Madrid.

Pendapat tersebut muncul setelah Real Madrid gagal menang saat menjamu Club Brugge, pada Matchday 2 Grup A Liga Champions 2019-2020, tadi malam. Berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Real Madrid harus puas dengan raihan skor 2-2.

Dua gol Real Madrid, yang semuanya berstatus balasan, lahir via Sergio Ramos pada menit ke-55 dan Casemiro (85'). Sebelumnya, Los Blancos tertinggal pada babak pertama setelah Emmanuel Dennis merobek jala tuan rumah (9', 39').

Hasil tersebut membuat Real Madrid berada di posisi juru kunci klasemen sementara Grup A Liga Champions 2019-2020, dengan bekal satu poin. Seperti diketahui, Real Madrid takluk saat melawat ke markas Paris Saint-Germain (PSG) pada laga perdana.

Marca menulis, komposisi perjalanan Real Madrid di jalur Liga Champions berada di area bahaya. Hal itu berlatar calon lawan dan jadwal tampil yang tergolong padat.

AS menyetujui pendapat sang kompatriot dari Madrid tersebut. "Perjalanan Real Madrid tak akan nyaman, terutama melihat apa yang akan mereka lalui sepanjang Oktober ini," tulis AS.

Catatan Marca dan AS tersebut memiliki sandaran yang cukup kuat. Fakta memerlihatkan, Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane wajib memutar otak agar anak asuhnya bisa melalui Matchday 3 dan 4 dengan sukses.

Maklum, tiga hari sebelum melawat ke klub asal Turki, Galatasaray, Real Madrid menjadi tamu bagi Real Mallorca. Duel tersebut sangat penting, karena El Real harus memertahankan posisi teratas di klasemen sementara La Liga 2019-2020.

 

2 of 3

Tantangan Tandang

Real Madrid vs Club Brugge: Casemiro Selamatkan Los Blancos dari Kekalahan
Bek Real Madrid Sergio Ramos menjebol gawang Club Brugge dengan sundulan (AP)

Setelah pertandingan versus Galatasaray, Real Madrid sudah ditunggu musuh bebuyutan; Barcelona. El Clasico edisi perdana musim ini akan berlangsung di markas Barcelona, Estadio Camp Nou (26/10/2019).

Tak pelak tantangan tiga laga tandang secara beruntun menjadi sesuatu yang wajib diperhatikan seluruh elemen Real Madrid. Apalagi, dua laga kontra Galatasaray berstatus layaknya babak 'final'. Real Madrid butuh kemenangan pada sisa laga fase grup Liga Champions. Sekali terpeleset, akan menghadirkan malapetaka bagi para Madridistas. Maklum, hasil kontra Club Brugge sudah memerlihatkan beragam catatan negatif.

Setidaknya ada empat catatan tak mengenakkan bagi Real Madrid. Kali pertama Real Madrid gagal meraih kemenangan pada dua laga awal Liga Champios. Real Madrid kebobolan minimal dua gol pada tiga laga beruntun di rumah sendiri pada kompetisi ranah Eropa. Situasi tersebut menjadi yang pertama sepanjang sejarah klub.

 

3 of 3

Beberapa Catatan Buruk

Real Madrid Ditahan Imbang Club Brugge di Santiago Bernabeu
Ekspresi pemain Real Madrid Luka Modric (kanan) dan Sergio Ramos (kiri) setelah pemain Club Brugge Emmanuel Dennis mencetak gol ke gawang mereka pada laga Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Selasa (1/10/2019). Pertandingan berakhir 2-2. (AP Photo/Manu Fernandez)

Real Madrid kebobolan tercepat sepanjang sejarah penampilan di Santiago Bernabeu pada pentas fase grup Liga Champions. Pemain Club Brugge, Dennis melakukan itu pada menit ke-9. Pemain Olympiakos, Luciano Galletti menjadi orang terakhir yang sanggup lebih cepat menjebol gawang Real Madrid dibanding Dennis. Galletti mencetak gol ke gawang Real Madrid pada menit ke-7 dalam pertandingan tahun 2007.

Selain itu, Real Madrid gagal meneruskan catatan menawan ketika bersua tim asal Belgia di pentas Liga Champions. Sebelum imbang kontra Club Brugge tadi malam, Real Madrid selalu menang pada tiga perjamuan, dengan agregat gol 14-2.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengetahui beragam konsekuensi dari hasil buruk anak asuhnya. Namun, ia tetap berpikir positif terhadap apa yang akan terjadi pada empat laga ke depan, termasuk dua kali secara beruntun bertarung kontra Galatasaray

Lanjutkan Membaca ↓