Presiden Valencia Terima Ancaman Pembunuhan

Oleh Bogi Triyadi pada 06 Okt 2019, 21:30 WIB
Anil Murthy

Jakarta Presiden Valencia, Anil Murthy mendapat ancaman pembunuhan. Ancaman tersebut ia terima melalui ponsel, beberapa jam setelah Valencia mengalahkan Deportivo Alaves 2-1 pada lanjutan La Liga Spanyol di Estadio de Mestalla, Sabtu malam waktu setempat (6/10/2019).

Valencia merespons ancaman itu dengan serius. Mereka melaporkan kasus itu kepada kepolisian.

"Departemen hukum Valencia sudah memberikan bukti ancaman kepada pihak kepolisian, termasuk ancaman pembunuhan, yang telah dikirim ke telepon genggam milik presiden klub dalam beberapa jam terakhir. Karena, ada kemungkinan bahwa hal itu bisa terjadi," demikian pernyataan Valencia seperti dikutip dari AS.

Pihak klub tidak mengungkapkan siapa yang mengirimkan pesan ancaman pembunuhan itu. Namun, Murthy sedang mendapat tekanan dari kalangan suporter dalam beberapa pekan terakhir.

Tekanan itu muncul setelah Murthy memecat Marcelino sebagai pelatih Valencia dan menunjuk Albert Celades sebagai pengganti pada September lalu.

Keputusan itu ditentang karena Marcelino sudah membawa Valencia lolos ke kualifikasi Liga Champions dan memenangi Copa del Rey musim lalu.

2 of 2

Kontroversi Lainnya

Anil Murthy
Presiden CF Valencia Anil Murthy (tengah) berbincang dengan Presiden FC Barcelona Josep Maria Bartomeu (kiri) sebelum pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Valencia CF di Stadion Camp Nou, Barcelona, 14 April 2018. (GEN LLUIS/AFP)

Selain itu, Murthy memiliki hubungan tak baik dengan mantan pemain Valencia, Santiago Canizares.

Kepada Cadena COPE, Canizares mengatakan Murthy telah menarik dukungan Valencia untuk kampanye perusahaan telekomunikasi, Telefonica, kepada anak-anak penderita kanker.

Keputusan itu dikecam serta dikritik Canizares. Namun, tudingan Canizares itu dibantah Valencia.

"Sedih dengan pernyataan publik baru-baru ini Canizares, legenda klub yang sangat dihargai oleh klub dan penggemar kami," bunyi pernyataan Valencia.

Sabtu (5/10/2019), fans Valencia menggelar protes di luar Stadion Mestalla. Mereka menyuarakan perlawanan kepada Murthy dan Peter Lim, selaku pemilik klub.

Fan Valencia mendukung Canizares, yang membawa klub juara Liga Spanyol dua kali dan menjadi finalis Liga Champions.

Menurut Onda Cero, Peter Lim telah menjadwalkan pertemuan dengan semua staf klub pada Selasa depan, dengan tujuan yang masih belum diketahui.

Sumber: AS

Disadur dari: Liputan6.com (Bogi Triyadi/Harley Ikhsan, Published 6/10/2019) 

Lanjutkan Membaca ↓