Alexander Isak dan Martin Odegaard, 2 Pemain yang Membuat Real Madrid Menangis

Oleh Marco Tampubolon pada 08 Feb 2020, 12:00 WIB
Diperbarui 08 Feb 2020, 12:00 WIB
Copa del Rey
Real Madrid ditantang Real Sociedad pada perempat final Copa del Re (AP Photo/Manu Fernandez)

Jakarta - Real Madrid harus tersingkir dari ajang Copa del Rey--satu-satunya trofi- yang belum pernah dipersembahkan Zinedine kepada tim Los Blancos. Duka Real Madrid semakin dalam manakala 3 dari 4 gol yang bersarang di gawang Alphonse Aerola dicetak oleh Alexander Isak dan Martin Odegaard.

Langkah Real Madrid di ajang Copa del Rey harus terhenti di babak perempat final. Los Blancos dipaksa angkat koper setelah menyerah 3-4 atas Real Sociedad di Santiago Bernabeu, Kamis (6/2/2020).

Di atas kertas, nyaris sulit membayangkan skor bakal berpihak kepada tim tamu. Di papan klasemen La Liga, Real Madrid untuk sementara adalah penguasa. Duduk manis di puncak klasemen dengan koleksi 49 poin atau berjarak tiga poin dari rival abadi Barcelona yang berada di urutan kedua. 

Lalu Real Sociedad? Tim besutan Imanol Alguacil itu tertinggal di posisi delapan dengan 34 poin. 

Real Madrid semakin diuntungkan manakala duel berlangsung di kandang sendiri, Santiago Bernabeu. Mental bertanding pasukan Zinedine Zidane bakal meningkat berkat dukungan publik tuan rumah. 

Namun realitas di lapangan justru bertolak belakang. Tim tamu tampil mengejutkan lewat gol pembuka yang dicetak oleh M Odegaard pada menit ke-22. Memanfaatkan bola muntah dari tendangan keras Alexander Isak, pemain berusia 21 tahun itu sukses merobek jala Real Madrid yang dikawal Aerola.

Debut Martin Odegaard (AFP)

Tidak ada selebrasi yang dilakukan Odegaard. Sebab meski berseragam Real Sociedad, Odegaard sebenarnya masih bagian dari Real Madrid. Seperti dilansir Marca, Odegaard dikontrak dari Real Madrid Castilla pada tahun 2015 lalu. Namun dia ternyata sulit bersaing menembus skuat utama. 

Selama dua musim, Odegaard hanya tampil sekali. Dan sejak 2017, Odegaard terpaksa berpindah-pindah klub sebagai pemain pinjaman. Mulai dari klub Eredivise, Heerenveen pada tahun 2017-2018, lalu ke Vitesse setahun kemudian, sebelum kemudian berlabuh di Real Sociedad pada 2019 lalu.  

Seperti dilansir Marca, meski menghormati Real Madrid, tekad winger asal Norwegia itu sudah jelas:menyingkirkan Los Blancos dari Copa del Rey! Ini terlihat dari motivasi Odegaard sepanjang laga. Dia menjadi motor serangan Real Sociedad dan ngotot dalam mendobrak pertahanan lawan.

Bahkan pada menit ke-11 sampai harus mendapat kartu kuning akibat melanggar Sergio Ramos. 

Odegaard tidak tampil penuh dalam duel ini. Pada menit ke-64, dia ditarik dan digantikan Guevara. Menariknya, langkah Odegaard menuju bench pemain diiringi tepuk tangan publik tuan rumah. 

 

2 dari 3 halaman

Dua Kali Dikecewakan

Alexander Isak
Alexander Isak (kiri) mencetak dua gol untuk Real Sociead saat melawan Real Madrid (AFP)

Setelah dipermalukan 'pemain buangan', Real Madrid kembali kebobolan secara beruntun lewat aksi Alexander Isak. Pemain berusia 20 tahun itu menjebol gawang tuan rumah menit 54' dan 56. 

Real Madrid memperkecil ketertinggalan lewat Marcelo pada menit ke-59. Namun Real Sociedad kembali memperlebar jarak setelah Mikel Merino mencetak gol sepuluh menit kemudian. Gol keempat ini juga tidak lepas dari peran Alexander Isak yang dengan jeli memberikan asist kepada Merino. 

Bukan kali ini saja Isak mengecewakan Real Madrid. Pemain yang kerap disebut titisan Zlatan Ibrahimovic ini sebelumnya sempat membuat kubu Los Blancos gigit jari di arena bursa transfer. 

Isak pertama pernah menolak pinangan Real Madrid pada Januari 2017. Pemain depan asal Swedia tersebut lebih memilih bergabung dengan Borussia Dortmund, meski belakangan gagal.

Usai meninggalkan Dortmund, Isak sebenarnya bisa merapat ke Real Madrid. Namun dia rela memilih klub semenjana seperti Real Sociedad. Dan saat bertemu Real Madrid, dia lagi-lagi 'mengecewakan'.

Sepanjang laga, Isak sukses merepotkan Los Blancos di Bernabeu. Seperti dilansir Marca, tak satupun pemain Madrid yang berhasil mengawalnya. Kalau tidak dianulir, Isak bahkan sudah mencetak hattrick.

Penampilan Isak belakangan ini memang terus meningkat. Sejak awal tahun, jumlah golnya terus menaik. Dari 27 pertandingan seluruh kompetisi, Isak sudah mencetak 13 gol untuk Sociedad.

Tujuh diantaranya dia cetak di Copa del Rey.

 

Sumber asli: Marca

Disadur dari: Liputan6.com (Marco Tampubolon/Edu Krisnadefa, Published 7/2/2020)

 

 

  

 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓