VIDEO: Striker Real Madrid, Luka Jovic Terancam Dipenjara karena Tak Isolasi Diri

Oleh Okie Prabhowo pada 20 Mar 2020, 07:00 WIB
Diperbarui 20 Mar 2020, 07:00 WIB

Bola.com, Beograd - Striker Real Madrid, Luka Jovic, terancam dipenjara maksimal 12 tahun karena tidak menaati aturan isolasi diri terkait merebaknya virus Corona di negaranya, Serbia. Apa yang dilakukan penyerang yang dibeli Los Blancos dari Eintracht Frankfurt itu?

Luka Jovic kembali ke Serbia sejak pekan lalu. Ia dikabarkan pulang karena kekasihnya, Sofija Milosevic, ulang tahun. Jovic terlihat di jalanan Kota Beograd dan juga berfoto saat menghadiri pesta ultah sang pacar.

Penyerang 22 tahun tersebut bahkan sampai disindir oleh Perdana Menteri Serbia, Ana Brnabic. “Kita punya contoh negatif dari pesepak bola kita yang digaji jutaan dan tidak mengisolasi diri saat kembali ke negaranya," kata Ana, seperti dilansir dari El Confidencial.

Jovic terancam hukuman penjara antara 1 sampai dengan 12 tahun lamanya. Ia dianggap telah mengabaikan aturan untuk mengisolasi diri.

Jovic kemudian menyampaikan permintaan maaf di media sosial Instagram. Namun, pemain 23 tahun tersebut tetap memberi pembelaan. "Saya mohon maaf sekali, ada beberapa orang yang tidak bekerja dengan profesional, dan tidak memberi saya instruksi yang benar tentang bagaimana cara bersikap saat isolasi diri. Di Spanyol, diperbolehkan belanja atau ke toko obat, tetapi hal itu tidak terjadi di sini,” tulis Jovic, seperti dilansir dari ESPN.

Luka Jovic menyatakan dirinya telah dites negatif baik di Spanyol, maupun saat tiba di Serbia. Namun, aturan di negaranya, seseorang harus melakukan isolasi diri setelah kembali dari negara yang masuk kategori memilki tingkat tinggi untuk penyebaran virus Corona. Spanyol adalah salah satunya dengan sudah memakan 767 korban jiwa, seperti dilansir Sky Sports. Apalagi terdapat salah satu pemain basket Real Madrid yang diketahui positif Corona.