Koreksi Berita Cristiano Ronaldo Ubah Hotelnya Jadi Rumah Sakit untuk Pasien Terinfeksi Corona

Oleh Yus Mei Sawitri pada 20 Mar 2020, 22:11 WIB
Diperbarui 23 Mar 2020, 13:52 WIB
Adu Gaya Ronaldo dan Messi di Acara Pemain Terbaik Eropa

Bola.com, Jakarta - Kabar yang menyatakan Hotel Pestana CR7 di Portugal milik Cristiano Ronaldo akan difungsikan menjadi rumah sakit bagi pasien Virus Corona dibantah oleh seorang staf dari hotel tersebut.

Sebelumnya, seperti tercantum di link berikut iniBola.com pernah memuat berita tentang Hotel Pestana CR7 yang akan diubah jadi rumah sakit bagi pasien corona pada Minggu (15/3/2020). Namun, setelah ditelusuri kabar tersebut ternyata hoax alias tidak benar.  

 

Kabar tersebut dilansir oleh media asal Spanyol, Marca. Media Spanyol itu menyebut Cristiano Ronaldo siap merelakan satu dari dua hotelnya untuk dijadikan rumah sakit demi membantu memerangi pendemi Virus Corona.

Cristiano Ronaldo juga dikabarkan siap membiayai semua keperluan rumah sakit. Termasuk, menggaji para dokter dan perawat yang nanti bekerja di sana.

Kabar Hotel Pestana CR7 menjadi rumah sakit untuk pasien Virus Corona itu kemudian direspons oleh seorang staf hotel tersebut. Ia menegaskan sejauh ini tidak mendengar rencana apa pun untuk menjadikan tempat kerjanya itu sebagai rumah sakit.

“Kami adalah sebuah hotel. Kami tidak akan menjadi rumah sakit," kata juru bicara lembaga tersebut kepada outlet Belanda RTL Nieuws, seperti dilansir Goal International.

"Ini adalah hari seperti hari-hari lainnya. Kami adalah dan akan tetap menjadi hotel," tegasnya.

"Kami ditelepon oleh pers. Semoga hari Anda menyenangkan,” pungkas sumber tersebut.

Cristiano Ronaldo tidak memberikan pernyataan apa pun soal kabar tersebut. Pria berusia 35 tahun itu sekarang tengah mengisolasi dirinya di kampung halamanya, Madeira, setelah rekan setimnya, Daniele Rugani, terdeteksi positif terinfeksi Virus Corona.

Virus Corona sekarang ini tengah menggila di Eropa dan memakan banyak korban jiwa. Negara-negara yang terpukul akibat virus ini antara lain Italia, Spanyol, Inggris, Prancis, hingga Jerman. 

COVID-19 tersebut kemudian juga telah menyebar ke Portugal. Pihak Pemerintah telah bereaksi dengan meliburkan sekolah-sekolah dan menutup tempat-tempat hiburan malam di seluruh negeri.

Sumber: Goal International