Real Madrid dan Barcelona Terancam Tak Bisa Boros Beli Pemain di Musim Panas 2020

Oleh Yus Mei Sawitri pada 15 Mei 2020, 04:15 WIB
Diperbarui 15 Mei 2020, 04:15 WIB
Real Madrid

Bola.com, Barcelona - Dua klub raksasa La Liga, Real Madrid dan Barcelona, dikenal senang menghabur-hamburkan uang di bursa transfer untuk memboyong pemain yang diidamkan. Tetapi, kebiasaan serupa terancam tak bisa diterapkan pada bursa transfer musim panas 2020 ini.  

Beberapa tahun terakhir, Barcelona dan Real Madrid selalu bergerak aktif di bursa transfer. Kedua tim itu mengeluarkan banyak uang untuk merekrut pemain-pemain terbaik.

Di musim panas nanti, beredar kabar El Real dan Las Azulgrana akan kembali belanja besar. Kedua tim itu punya beberapa target transfer besar seperti Paul Pogba, Kylian Mbappe, Neymar, dan Lautaro Martinez.

Namun rencana itu nampaknya tidak bisa terjadi jika melihat pernyataan Presiden La Liga, Javier Tebas. "Anda sudah melihat aliran dana setiap klub La Liga saat ini?" kata Tebas kepada Instituto Iberoamericano de Derecho Deportivo, Kamis (14/5/2020). 

Tebas menyebut bahwa pandemi virus corona yang menimpa seluruh daratan Eropa itu memberikan dampak yang besar bagi klub-klub La Liga. Mereka harus mengontrol keuangan klub-klub agar tidak terjadi pailit akibat salah mengalokasikan dana.

"Setelah mempelajari keuangan tim-tim La Liga, kami melihat kebanyakan memiliki skuat yang melebihi batas finansial yang akan mulai kami tetapkan untuk musim depan."

 

2 dari 2 halaman

Harus Andalkan Akademi Klub

Javier Tebas
Javier Tebas (AFP PHOTO/ JAVIER SORIANO)

Tebas menyebut mulai musim depan klub-klub tidak bisa belanja sesuka hati karena pihak La Liga akan mengontrol transfer klub-klub agar tidak memberatkan keuangan mereka.

"Batas finansial yang akan kami terapkan tentu membawa konsekuensi tersendiri. Klub-klub harus lebih mengandalkan akademi mereka dan mulai mencari cara untuk mengurangi beban gaji mereka."

"Saya rasa tidak ada solusi lain lagi. Transfer yang melewati batas yang kami tetapkan tidak akan kami izinkan. Itu tidak akan terjadi." ujarnya.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk Real Madrid dan Barcelona. Sebanyak 20 kontestan La Liga harus lebih berhati-hati dengan keuangan mereka hingga pandemi corona ini berhenti secara menyeluruh.

Sumber: Instituto Iberoamericano de Derecho Deportivo

Disadur dari: Bola.net (Penulis Serafin Unus Pasi, published: 14/5/2020)

 

Lanjutkan Membaca ↓