Ini Alasan Zinedine Zidane Berteriak pada Akhir Laga Granada Vs Real Madrid

Oleh Hendry Wibowo pada 14 Jul 2020, 10:15 WIB
Diperbarui 14 Jul 2020, 11:38 WIB
Kalahkan Granada, Real Madrid Menuju Gelar Juara La Liga
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memperharikan pemainnya saat melawan Granada pada laga lanjutan La Liga pekan ke-36 di di Estadio Nuevo Los Carmenes, Selasa (14/7/2020) dini hari WIB. Real Madrid menang 2-1 atas Granada. (AP/Jose Breton)

Bola.com, Madrid - Ada sebuah pemandangan yang menarik saat Real Madrid bertemu Granada dalam laga lanjutan La Liga hari Selasa (14/7/2020). Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, tampak berteriak pada akhir pertandingan.

Pertandingan yang berlangsung di Los Carmenes itu berakhir dengan skor tipis 2-1 untuk kemenangan Real Madrid. Kedua gol dari klub berjuluk Los Merengues tersebut dicetak oleh Ferland Mendy dan Karim Benzema.

Mendy dan Benzema mencetak gol saat pertandingan baru berjalan selama 16 menit. Namun, jantung Madrid sempat dibuat berdegup kencang lantaran pemain Granada, Darwin Machis, mencetak gol di menit ke-51.

Beruntung, Granada gagal menambah koleksi golnya sehingga pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk Real Madrid. Hasil ini membuat Madrid menambah jarak dengan Barcelona di klasemen menjadi empat poin lagi.

Pertandingan kali ini cukup menegangkan. Bahkan Zidane, yang biasanya tenang di pinggir lapangan, sampai berteriak saat wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

"Saya berteriak karena senang dan penderitaan di sepak bola," ucap Zidane kepada awak media usai pertandingan, seperti yang dikutip dari Marca.

"Wajar untuk berteriak, sebab tiga poin ini sangat penting. Saya berteriak untuk memberitahu pemain bahwa mereka tampil impresif. Saya merasa senang," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Soal Pertandingan

Real Mallorca Vs Real Madrid
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memberikan arahan kepada Gareth Bale, saat melawan Real Mallorca pada laga La Liga di Stadion Alfredo Di Stefano, Kamis (25/6/2020). Real Madrid menang 2-0 atas Real Mallorca. (AP/Bernat Armangue)

Zidane kemudian beralih mengomentari pertandingan yang berlangsung dini hari tadi WIB. Ia mengatakan bahwa Real Madrid tampil impresif pada babak pertama, namun menurun di 45 menit kedua.

"Kami tampil dengan sangat baik di babak pertama, impresif saat menguasai bola. Babak kedua tidak begitu bagus, namun itu karena permainan lawan kami," tambahnya.

"Untuk bisa mencapai suatu tempat di La Liga, anda harus merasakan sedikit penderitaan dan kami bisa melaluinya sebagai sebuah tim," pungkasnya.

Setelah ini, Real Madrid bakalan bertemu Villarreal yang sekarang menempati peringkat ke-5 pada Jumat (17/7/2020) dini hari nanti. Jika mampu meraih kemenangan, maka Los Merengues dipastikan menjadi juara La Liga musim ini.

Sumber: Marca

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, Published 14/7/2020)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓