Liga Spanyol: Koeman Tak Yakin Tren Negatif Real Madrid Untungkan Barcelona, Malah Cemaskan Comeback Ramos

Oleh Yus Mei Sawitri pada 23 Okt 2020, 19:50 WIB
Diperbarui 23 Okt 2020, 22:36 WIB
Barcelona - Ansu Fatih, Ronald Koeman, Lionel Messi
Barcelona - Ansu Fatih, Ronald Koeman, Lionel Messi (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Barcelona - Barcelona akan meladeni Real Madrid yang sedang mencatat tren negatif pada duel El Clasico di Camp Nou, Sabtu (23/10/2020). Namun, pelatih Barcelona, Ronald Koeman, tidak yakin kondisi El Real itu akan menguntungkan timnya. Dia malah lebih menyoroti soal kemungkinan Sergio Ramos bermain atau tidak.  

Real Madrid menyambut El Clasico berbekal dua kekalahan beruntun, di Liga Spanyol dan Liga Champions. Setelah dipermalukan tim promosi Cadiz, Los Blancos juga menyerah dari Shakhtar Donetsk. 

Ironisnya kedua pertandingan itu berstatus laga kandang untuk Real Madrid. Tak heran, tekanan pun terarah kepada tim besutan Zinedine Zidane. 

Bahkan, media Spanyol mengklaim posisi Zidane mulai menjadi sorotan. Tak heran, pertandingan kontra Barcelona jadi tantangan sangat sulit bagi Real Madrid. Jika kembali gagal menang, posisi mereka akan makin tertekan. 

Namun, Koeman tidak yakin performa buruk Madrid akan berimbas pada apa yang terjadi di duel El Clasico. 

"Para pemain Barca dan Real Madrid punya banyak pengalaman. Saya tidak memprediksi akan menghadapi Real Madrid yang rentan, malah sebaliknya," kata Koeman, seperti dilansir Forbes, Jumat (23/10/2020). 

"Saya yakin mereka tidak kekurangan motivasi. Kami harus mempersiapkan diri sendiri," imbuh pelatih Barcelona asal Belanda itu. 

 

2 dari 3 halaman

Penasaran Kondisi Ramos

5 Pemain Tua yang Makin Yahud di Lapangan
3. Sergio Ramos (34 tahun) - Sergio Ramos menjadi bek tersubur di kompetisi Liga Spanyol dan jagat sepak bola saat ini. Musim lalu pemain asal Spanyol ini menjelma menjadi bek rasa striker dengan torehan 11 gol bersama Real Madrid di kompetisi Liga Spanyol. (AFP/Gabriel Bouys)

Koeman menyatakan Real Madrid punya kemampuan untuk mengejutkan siapa pun, termasuk Barcelona. Mereka punya modal menjanjikan untuk menghadapi Barca. 

"Mereka punya kualitas ketika menguasai bola. Terkadang mereka bermain lebih dengan pola 4-4-2 ketika menghadapi kami," tutur Koeman. 

"Dan mungkin mereka tidak akan membiarkan kami memiliki ruang seperti yang mereka lakukan pada pertandingan terakhir. Kami rasa akan menghadapi Madrid yang lebih solid." 

Koeman malah menyoroti tentang Sergio Ramos. Menurutnya keberadaan Ramos akan sangat memengaruhi pertandingan. Ramos absen pada laga kontra Shakhtar karena mengalami cedera. 

"Yang penting adalah apakah Sergio Ramos bermain atau tidak. Ia adalah salah satu pemain terbaik dan punya banyak personaliti. Dia  bisa memengaruhi performa Madrid," imbuh Koeman. 

Sumber: Forbes

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓