Liga Spanyol: Kunci Lionel Messi di Barcelona Ada di Tangan Joan Laporta

Oleh Gregah Nurikhsani pada 04 Mar 2021, 07:45 WIB
Diperbarui 04 Mar 2021, 07:45 WIB
Joan Laporta
Romantika antara Joan Laporta (kiri) dengan Lionel Messi di masa lalu (AFP)

Bola.com, Jakarta - Joan Laporta telah menyatakan keyakinannya bahwa Lionel Messi akan meninggalkan Barcelona jika dia tidak memenangkan pemilihan presiden klub akhir bulan ini.

Spekulasi tentang masa depan Messi berkecamuk saat ia mendekati bulan-bulan terakhir kontraknya saat ini. Jika benar-benar meninggalkan Camp Nou, ini akan sekaligus mengakhiri karier 16 tahun termasyhurnya di Barcelona pada akhir musim.

Laporta masih percaya bahwa Messi dapat diyakinkan untuk memperpanjang masa tinggalnya di Catalunya. Ia sesumbar, itu bisa terwujud jika dirinya mampu mengalahkan Victor Font dan Toni Freixa untuk menjadi Presiden Barcelona untuk kedua kalinya pada pemilihan yang berlangsung 8 Maret 2021 waktu setempat.

"Saya yakin jika orang lain memenangkan pemilihan [selain saya], Messi tidak akan bertahan di klub," kata Laporta dalam debat antara ketiga kandidat.

"Saya memiliki hubungan yang baik dengannya, ada banyak rasa hormat. Kami akan memberinya tawaran berdasarkan situasi klub. Mungkin kami tidak bisa bersaing secara finansial, tapi Messi tidak diatur oleh uang.

"Lionel Messi ingin mengakhiri kariernya di level setinggi mungkin."

2 dari 3 halaman

Apa Kata Messi?

FOTO: Barcelona Kembali ke Posisi 3 usai Tundukkan Elche 3-0 - Lionel Messi
Striker Barcelona, Lionel Messi melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama timnya ke gawang Elche dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2020/21 pekan ke-24 di Camp Nou Stadium, Barcelona, Rabu (24/2/2021). Barcelona menang 3-0 atas Elche. (AFP/Lluis Gene)

Messi telah mencoba dan gagal keluar dari Camp Nou pada akhir musim 2019/2020. Ia mengaku kecewa dengan cara manajemen Barcelona mengatur klub.

Pemain berusia 33 tahun itu berjanji untuk tetap bertahan selama satu tahun lagi untuk menghindari perselisihan hukum yang berlarut-larut, dengan mantan presiden Josep Maria Bartomeu kemudian mengundurkan diri di tengah tekanan kuat dari para pendukung dan tokoh-tokoh berpengaruh di klub.

"Saya tidak tahu apakah saya akan pergi atau tidak dan, jika saya pergi, saya ingin pergi dengan cara yang terbaik," katanya.

"Barcelona jauh lebih besar daripada pemain mana pun, termasuk saya, dan saya berharap presiden yang datang akan melakukan banyak hal dengan baik untuk membantu kami mengangkat gelar penting lagi."

Sumber: Goal International

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓