Tanggapan Indra Sjafri soal Tuduhan Turunkan Pemain Tak Sah

Oleh Iwan Setiawan pada 04 Des 2016, 11:45 WIB
Diperbarui 04 Des 2016, 11:45 WIB

Bola.com, Gianyar - Skor 2-2 yang diraih atas tuan rumah Bali United, Sabtu (3/12/2016), membuat Arema Cronus kurang puas. Sebab, mereka gagal menjaga jarak dengan Persipura Jayapura yang kini mengkudeta puncak klasemen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo.

Ditambah lagi ada kejadian janggal, yaitu dimainkannya striker Bali United, Nemanja Vidakovic. Dalam situs resmi operator TSC, striker Australia itu mengantongi lima kartu kuning dan seharusnya menjalani larangan sekali pertandingan.

Namun, pelatih Bali United, Indra Sjafri, menyangkal bila dia menurunkan pemain terhukum. Indra menegaskan kalau semua pemain yang turun melawan Arema tidak ada persoalan kartu.

"Untuk pemain akumulasi, kami punya catatan sendiri. Harusnya dia (Vidakovic) memang tidak akumulasi. Coba tanyakan saja kepada GTS (operator turnamen)," kata pelatih asal Padang tersebut.

Seusai pertandingan, dalam situs resmi TSC, PT Gelora Trisula Semesta (GTS), langsung mengubah perolehan kartu Vidakovic dari lima menjadi enam sehingga bisa disimpulkan memang kesalahan dilakukan oleh operator TSC dalam hal pencatatan kartu.

Apalagi sebelum pertandingan Bali United memang tidak mendapatkan surat larangan bermain kepada Vidakovic sehingga dia diturunkan melawan Arema serta berhasil memberikan satu assist terhadap gol pertama Bali United yang dicetak Alsan Sanda.

Sementara itu, kubu Arema masih tampak kecewa dengan persoalan Vidakovic. Bukannya mencari alasan atau pelampiasan kekecewaan, karena sejak pertandingan dimulai tidak ada penjelasan yang diterima oleh kubu Arema terkait perolehan kartu striker Bali United itu.

"Kalau kami kan jelas, Syaiful Indra dapat lima kartu kuning dan tidak dimainkan melawan Bali United. Harusnya memang setiap klub punya catatan sendiri terkait perolehan kartu pemainnya," kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Dalam pertandingan tersebut, Arema nyaris kalah. Mereka tertinggal dua gol lebih dulu dari Bali United. Alsan Sanda dan penalti Fadil Sauzu membuat Singo Edan sempat goyah. Namun, akhirnya Arema bisa menyamakan kedudukan lewat Esteban Vizcarra dan Hamka Hamzah di pengujung pertandingan.